Minggu, 27 September 2015

REPRODUKSI VEGETATIF DAN GENERATIF PADA TUMBUHAN



KELANGSUNGAN HIDUP ORGANISME

Organisme dapat mempertahankan jenisnya karena adanya kemampuan berkembang biak (reproduksi)  sebagai salah satu dari ciri makhluk hidup. Selain manusia dan hewan, tumbuhan juga dapat berkembang biak. Berkembang biak  pada makhluk hidup dikenal dengan 2 cara : 

Vegetatif  (aseksual)
Reproduksi vegetatif merupakan   pembentukan individu baru tanpa adanya peleburan antara gamet jantan dan gamet betina ( tidak kawin ) Karena hanya berasal dari satu induk, organisme baru tersebut akan sama dengan induknya secara genetis. 

Reproduksi secara vegetatif dibagi menjadi dua, yaitu :
  1. reproduksi vegetatif alami 
  2. reproduksi vegetatif buatan.
Generatif  ( seksual ) 
Reproduksi generatif merupakan pembentukan individu baru dengan adanya peleburan antara gamet jantan dan gamet betina. Karena berasal dari perpaduan 2 sel kelamin dari  induk, organisme baru tersebut tidak akan sama dengan induknya secara genetis. Reproduksi secara generatif  dibagi menjadi dua, yaitu 
  1. reproduksi generatif alami 
  2. reproduksi generatif  buatan.




REPRODUKSI VEGETATIF PADA TUMBUHAN



Vegetatif Alami
1. Tunas : contoh pisang, bambu, dan tebu
2. Tunas adventif : contoh sukun, cemara, dan cocor bebek
3. Umbi batang : contoh ubi jalar, gembili, dan kentang
4. Umbi lapis : contoh : bawang merah, bawang putih, dan bunga bakung
5. Akar tinggal (rhyzoma) ; contoh : jahe, kuntit, dan lengkuas
6. Stolon atau geragih : contoh : semanggi dan stoberi

Vegetatif Buatan


Merunduk 



Kultur Jaringan
Merupakan usaha tanaman dengan memanfaatkan sifat totipotensitanaman. Totipotensi adalah kemampuan suatu sel untuk membelahdan menghasilkan individu baru. Sel yang biasa digunakan ialah sel meristem atau sel yang belum mengalami differensiasi. Melalui kultur jaringan dapat diperoleh bibit tanaman dengan jumlah yang banyak dalam waktu yang singkat dan bersamaan serta memiliki sifat yang identik dengan induk.




Reproduksi Generatif

Reproduksi generatif/seksual merupakan cara reproduksi yang melibatkan proses peleburan gamet jantan dan gamet betina. Proses peleburan dua gamet induk ini biasa disebut pembuahan. Reproduksi generatif terjadi pada tumbuhan berbiji, baik gimnospermae (berbiji terbuka) maupun angiospermae (berbiji tertutup). Perkembangbiakan secara generatif pada tumbuhan berbiji tertutup ditandai dengan munculnya bunga. Dalam bunga inilah terdapat Putik dan Benang Sari yang menjadi alat reproduksi bagi tumbuhan. Bentuk dan susunan bunga sangat beraneka ragam. Akan tetapi ada beberapa bagian bunga yang dimiliki oleh semua buga 

1) Alat Reproduksi Tumbuhan


  Polinasi (proses penyerbukan persarian)  

 Pada angiospermae, penyerbukan adalah proses melekatnya serbuk sari di kepala putik, sedangkan pada gimnospermae, penyerbukan adalah peristiwa melekatnya serbuk sari pada bakal biji. Berdasarkan asal serbuk sarinya, penyerbukan dapat dibedakan menjadi:
  •  Penyerbukan Sendiri (Autogami)
terjadi apabila benang sari yang jatuh pada kepala putik berasal dari bunga itu sendiri dan tentu saja yang dapat melakukannya adalah bunga lengkap yang memiliki putik dan benang sari.
  • Penyerbukan Tetangga (Geitonogami)
 terjadi jika serbuk sari yang jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain tetapi masih pada satu pohon.
  • Penyerbukan Silang (Allogami/Xenogami) 
terjadi apabila serbuk sari yang jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain yang sejenis tetapi berbeda pohonnya.
  • Penyerbukan Bastar (Hibridogami)
Terjadi apabila serbuk sari yang jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain yang tidak sejenis atau sekurangkurangnya mempunyai satu sifat beda.
























PENYEBARAN BIJI


Berbagai cara penyebaran biji dan istilah untuk masing-masing perantara.
a) Anemokori
Proses penyebaran biji dengan bantuan angin disebut anemokori
(anemo=angin). Ciri  bijinya kecil, ringan, dan bersayap.
Contohnya adalah biji bunga Dandelion.

b) Hidrokori
Proses penyebaran biji dengan bantuan air disebut hidrokori (hidro=air).
Ciri :  hidupnya di dekat daerah perairan, misalnya di pantai ataupun tumbuhan yang hidup di air, contohnya adalah pohon kelapa dan bakau.

c) Zookori
Proses penyebaran biji dengan bantuan hewan disebut zookori
(zoo=hewan). Penyebaran ini dibagi menjadi empat, yaitu entomokori, kiropterokori, ornitokori, dan
mammokori.
  • Entomokori adalah penyebaran biji dengan perantara serangga. Contohnya adalah wijen dan tembakau.
  • Kiropterokori adalah penyebaran biji dengan perantara kelelawar. Contohnya adalah jambu biji dan pepaya.
  • Ornitokori adalah penyebaran biji dengan perantara burung. Tumbuhan yang penyebarannya dengan cara ini adalah tumbuhan yang buahnya menjadi makanan burung, tetapi bijinya tidak dapat tercerna. Biji tersebut akan keluar dari tubuh burung bersamaan dengan kotoran burung. Contohnya adalah beringin dan benalu.
  • Mammokori adalah penyebaran biji dengan perantara mamalia. Contohnya adalah hewan luwak yang membantu dalam proses penyebaran biji kopi.
d) Antropokori
Proses penyebaran biji dengan bantuan manusia disebut antropokori
(antro=manusia). Proses penyebaran dengan cara ini dapat terjadi secara sengaja ataupun tidak sengaja. biji dengan sengaja sering dilakukan manusia terutama pada bidang per tanian, yaitu ketika menanam padi, jagung, dan tanaman lain.

11 komentar:

  1. bu, ini ada lanjutannya...? kalau bisa tambahin yang tentang vegetatif buatan :)

    BalasHapus
  2. bu, yang tantang vegetatif buatan kalau bisa di post juga,
    kan vegetatif ada dua itu baru vegetatif alami yang ibu post :)

    BalasHapus
  3. maksih ya bu udh mau post tentang pembelajaran biologi

    BalasHapus
  4. maksih ya bu udh mau ngepost pembelajaran biologi kalau bisa semua tentang kisi kisi un ya bu

    BalasHapus
  5. Terimakasih buk Intan.
    Pembahasaanya sanggat berguna dan dapat mudah untuk dipahami.

    BalasHapus
  6. Terimakasih buk Intan,
    Pembahasaanya sangat berguna dan dapat denggan mudah untuk dipahami.

    BalasHapus
  7. Saya kania zalzalikha iskandar kelas 9-4, Terima kasih bu intan

    BalasHapus

Mengenai Saya