Perangkat Untuk Mengakses Internet
Untuk dapat terkoneksi ke internet di butuhkan perangkat baik soft ware maupun hardware serta adanya perusahann jasa layanan internet (ISP)
1. INTERNET SERVICE PROVIDER (ISP)
Untuk menghubungkan sebuah Komputer ke dalam jaringan Internet harus menggunakan jasa layanan khusus yang disebut ISP (Internet Service Provider).
Perusahaan-perusahaan pelayanan Jasa Internet (ISP) di Indonesia antara lain :
Perusahaan-perusahaan pelayanan Jasa Internet (ISP) di Indonesia antara lain :
- PT. Telkom
- PT. Indosat
- Smart
- Axis
Dalam memilih ISP ada beberapa hal yang harus di perhatikan :
1. Kecepatan transfer data
Kecepatan transfer data dari sebuah komputer server di internet ke komputer kita sangat tergantung pada kecepatan transfer data dari provider yang kita gunakan.
Satuan kecepatan transfer data adalah byte per second (bps). Pada umumnya, ISP yang ada di Indonesia menggunakan modem berkecepatan 28,8; 33,6; atau 56 kbps.
satuan kecepatan internet lainnya antara lain
- Kbps ( Kilo byte per second )
- Mbps ( Mega byte per second )
- Gbps ( Giga byte per second )
2. Bandwith
Bandwidth adalah lebar saluran data yang di lewati secara bersama-sama oleh data-data yang di transfer.
Kita perlu tahu bandwidth yang di miliki oleh sebuah ISP. Dengan demikian, kita mengetahui kemampuan ISP tersebut untuk mentransfer data. Kita juga dapat membandingkannya dengan ISP yang lain.
3. Memiliki server proxy
Servr proxy berfungsi untuk menyimpan alamat-alamat favorit pelanggan. Dengan adanya server proxy, pelanggan dapat mengakses website- website favoritnya dengan lebih cepat.
Servr proxy berfungsi untuk menyimpan alamat-alamat favorit pelanggan. Dengan adanya server proxy, pelanggan dapat mengakses website- website favoritnya dengan lebih cepat.
4. memiliki Back bone
Backbone adalah saluran koneksi utama jaringan ISP dengan internet. Kebanyakan, ISP menyewa backbone dari perusahaan lain atau menggunakan bersama-sama dengan ISP lain.
Backbone adalah saluran koneksi utama jaringan ISP dengan internet. Kebanyakan, ISP menyewa backbone dari perusahaan lain atau menggunakan bersama-sama dengan ISP lain.
5. jaminan keamanan data
Transaksi internet rawan dengan pembajakan. Kita perlu tahu apakah sebuah ISP menggunakan Firewall untuk menjamin keamanan transaksi online yang kita lakukan.
Transaksi internet rawan dengan pembajakan. Kita perlu tahu apakah sebuah ISP menggunakan Firewall untuk menjamin keamanan transaksi online yang kita lakukan.
6. Layanan yang diberikan
7. Biaya
Beberapa ISP memberikan pilihan pembayaran dengan menggunakan system paket. Biasanya, system paket akan lebih murah bila di bandingkan dengan system pembayaran per waktu pemakaian.
8. Hardware
Kita juga perlu tahu berapa banyak modem yang di miliki oleh sebuah ISP, kecepatan modem yang di gunakan, dan rasio pelanggan per modem.
Kita juga perlu tahu berapa banyak modem yang di miliki oleh sebuah ISP, kecepatan modem yang di gunakan, dan rasio pelanggan per modem.
9. Teknologi yang digunakan
Kita juga perlu tahu teknologi apa saja yang di miliki oleh sebuah ISP untuk meningkatkan kinerjanya. Beberapa ISP untuk layanan koneksi dial-up menggunakan teknologi kompresi data, yang memungkinkan transfer data menjadi lebih cepat. Sedangkan untuk layanan koneksi internet dengan 3G, beberapa penyedia layanan menggunakan teknologi HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) yang memungkinkan kecepatan akses data hingga 2,6 Mbps.
PERANGKAT KERAS UNTUK MENGAKSES INTERNET
Saluran telepon merupakan media yang paling banyak dipakai untuk komunikasi antar komputer yang biasanya merupakan koneksi internet. Selain menggunakan telepon, media transmisi dapat berupa media leased line, radio dan satelit.
bentuk koneksi apapun Untuk dapat mengakses internet, sebuah komputer harus dilengkapi dengan perangkat keras komunikasi yang disebut dengan modem. modem (Modulator-Demodulator), yaitu alat yang berfungsi untuk mengubah data digital dari komputer menjadi sinyal analog atau yang sesuai dengan media transmisi datanya, dan sebaliknya sehingga memungkinkan sebuah komputer berkomunikasi dengan komputer lain.
Modem terdiri dari dua macam yaitu modem eksternal dan modem internal.
- Modem eksternal adalah modem yang dipasang di luar CPU dan terhubung pada port serial (COM port) di komputer. Keuntungan modem eksternal adalah mudah untuk dipindahkan dan menggunakan catudaya tersendiri sehingga tidak mengurangi daya dari power supply komputer.
- Modem Internal : modem yang di pasang di mainboard komputer . keunggulannya :Murah dan kelemahannya pemasangan sulit dan saat dipindahkan harus membuka casing CPU
1. Perangkat keras tipe koneksi Dial - Up
untuk koneksi dial up selain perangkat keras standard lainnya diperlukan dua perangkat tambahan yaitu
- Saluran telepon ( menghubungkan komp dengan ISP)
- modem
2. Perangkat keras untuk koneksi ADSL
ADSL adalah teknologi mengirimkan sinyal-sinyal dengan menggunakan kabel tembaga pada frekuensi yang berbeda. sehingga pemakain internet tidak mengganggu pelayanan telepon
koneksi ADSL Juga membutuhkan
- saluran telepon
- Modem (harus yg mendukung teknologi ADSL / tidak sama dengan modem dial-up )
3. Perangkat keras untuk koneksi jaringan LAN
Koneksi jaringan LAN adalah mengakses internet dengan menghubungkan komputer kita ke jaringan komputer yang terhubung dengan internet (server). Koneksi ini membutuhkan
- LAN Card atau kartu jaringan.
- Kabel UTP
- HUB
- Bridge dll
4. Perangkat keras untuk koneksi jaringan GPRS
GPRS atau general paket radio services merupakan teknologi pengiriman data dlm bentuk paket menggunakan gelombang radio . kecepatannya 115 Kbps , dan merupakan pengembangan teknologi GSM
Global System for Mobile Communication disingkat GSM adalah sebuah teknologi komunikasi selular yang bersifat digital. Teknologi GSM banyak diterapkan pada komunikasi bergerak, khususnya telepon genggam. Teknologi ini memanfaatkangelombang mikro dan pengiriman sinyal yang dibagi berdasarkan waktu, sehingga sinyal informasi yang dikirim akan sampai pada tujuan. GSM dijadikan standar global untuk komunikasi selular sekaligus sebagai teknologi selular yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia.
Jenis perangkat yang di butuhkan :
- Handphone
- SIM card
- penghubung handphone ke PC bisa berupa kabel. bluetooth , infra red
5. Perangkat keras untuk koneksi jaringan Wifi
Wireles fidelity (wifi ) adalah jaringan nirkabel yg menggunakan gelombang elektromahnetik berkekuatan tinggi ( 2,4 Ghz)
perangkat yang dibutuhkan :
- Notebook, PDA atau PC yg dilengkapi wifi card
6. Perangkat keras untuk koneksi menggunakan jaringan TV kabel
Jaringan Tv kabel juga dapat menghubungkan pengguna dengan koneksi internet
perangkat yang di butuhkan :
- Berlangganan dengan TV kabel yg dilengkapi layanan internet
- PC yang dilengkapi Sistem oprasi, browser
- kabel modem Dengan DOCSIS (modem yang dirancang khusus untuk TV kabel )
- ethernet card
Koneksi internet
Dapat di kelompokan menjadi dua jenis, yaitu koneksi internet dengan menggunakan kabel dan nirkabel (wireless atau tanpa kabel )
1. Koneksi Internet Kabel
Koneksi internet kabel adalah jenis koneksi yang memanfaatkan media kabel sebagai penghantarnya. Koneksi ini juga beragam, baik dari segi biaya maupun kecepatanya. Jenis- jenis koneksi internet yang menggunakan media kabel antara lain :
- Dial-up
Merupakan koneksi internet yang memanfaatkan jalur telpon (telpon rumah), dengan cara menghubungi nomopr telpon khusus agar bisa digunakan untuk berintenetan. Koneksi dial-up memang jauh lebih lambat dibandingkan dengan koneksi internet lainya., kecepatan maksimum yang didapat hanya sekitar 56 Kbps, kecepatan tersebut bahkan bisa lebih parah pada kondisi tertentu, seperti pada siang hari dimana traffic pengguna telpon sedang meningkat, selain itu, biaya koneksinya juga masih relative mahal.
2. ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line)
ADSL ( Asymmetric Digital Subscriber Line ) merupakan koneksi internet broadband yang cepat dibandingkan dengan koneksi dial-up,GPRS,Atau CDMA, ADSL/DSL Memiliki kecepatan transfer besar karena menggunakan jalur pita yang lebar.
Teknologi ADSL Memberikan kecepatan transfer data yang berbeda antara proses pengiriman data ( upload ) dan penerimaan data ( download ),untuk meningkatkan keduanya maka digunakan istilah Asymmetric untuk teknologi ini ADSL Mampu mengirimkan data yang besar,yaitu sekitar 1,5 Mbps sampai 8 Mbps untuk downstream (dari sentral ke pelanggan) dan 16 Mbps sampai 640 Kbps untuk arah upstream (dari pelanggan ke sentral).
Internet cabel sebenarnya pada awalnya ditujukan untuk konsumen yang membutuhkan tayangan televise luar negeri yang berkualitas tetapi karena kebutuhan internet juga banyak, maka layanan ini juga menyediakan akses internet.
Teknologi ini bekerja dengan memindahkan sinyal-sinyal radio yang biasa di- broadcast di udara menjadi berbentuk sinyal-sinyal yang dapat dilewatkan didalam bungkusan kabel coaxial.
4. Koneksi Internet Nirkabel (Wireless)
wireless adalah teknologi tanpa kabel atau menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel.
Wireless LAN menggunakan gelombang elektromagetik (radio dan infra merah) untuk melakukan komunikasi data menyalurkan data dari satu point ke point yang lain tanpa melalui fasilitas fisik. Koneksi ini menggunakan frekuensi tertentu untuk menyalurkan data tersebut, kebanyakan Wireless LAN menggunakan frekuensi 2,4 GHz. Frekuensi inilah yang disebut dengan Industrial, Scientific and Medical Band atau sering disebut ISM Band..
Dalam beberapa produk peralatan ini menggunakan PCMCIA Card dengan kemampuan 11 mbps. Sering terjadi kesalahpahaman di sini. Yang dimaksud dengan 11 mbps di sini adalah kemampuan maksimal Card tersebut untuk melakukan suatu transmisi, bisa dikatakan jumlah maksimal upstream dan downstream alat tersebut. Kemampuan ini tidak selalu dapat berjalan seperti yang disebut 11 mbps tadi, kalau kita hitung paling tidak akan terjadi loss sekitar 50%, jadi alat tersebut mampu mentransmit data 5,5 mbps. Ini bisa dilakukan bila kita menggunakan point-to-point, artinya di kedua sisi menggunakan peralatan yang sama.
Bila sudah melakukan point-to-multipoint, akan terjadi pengurangan yang cukup signifikan, Multipoint disini dapat dianalogikan dengan hub, jadi semakin banyak yang tersambung dengan multipoint tersebut maka akan terjadi penurunan kemampuan transmit data. Dalam suatu alat Multipoint yang menggunakan Wireless LAN 11 mbps atau kadang-kadang disebut Access Point, dapat menampung lebih kurang 32 pengguna perseorangan, tetapi bila yang tersambung adalah suatu jaringan LAN pula, maka akan terjadi penurunan kemampuan paling tidak setengahnya, jadi maksimal suatu Base Transceiver System (BTS) adalah menerima 16 pengguna dari LAN.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar